Kaledonia Baru (bahasa Perancis: Nouvelle-Calédonie) adalah satu dari dua kepulauan, negeri yang terletak di Samudra Pasifik bagian selatan, yang menjadi bagian dari Republik Perancis dan mempunyai satu status tertentu (= propinsi diluar territorial), di mana pemerintahan dibawah Perancis meskipun mempunyai mata uang sendiri, yaitu CFP Frank.
Pulau yang lainnya adalah French Polynesia (Polinesia Perancis), yang lebih dikenal dengan nama Tahiti.
Kepulauan ini terletak disebelah timur Australia, di sebelah selatan Vanuatu dan di sebelah barat Fiji. Disebelah utara Selandia Baru. Nama resminya: Collectivité sui generis de la Nouvelle-Calédonie. Nouvelle= Baru, Calédonie (baca : Kaledoni) = Kaledonia.
Luas tanah sekitar 18.575 km2 dengan ibu kotan Noumea. Agama: 75% Roma Katholik, 15% Protestan, 5% Islam, Animisme 5%.
Bahasa resmi adalah Perancis, selain itu penduduk memakai Austronesian, bahasa dialek rakyat dari Kanaki sendiri.
Penduduknya terdiri dari Melanesian 44.6%, European 34.5%, Wallisian 9.1%, Tahitian 2.7%, Indonesia 2.6%, Vietnam 1.4%, Ni-Vanuatu 1.2%, penduduk lain (a.l. Tionghoa, Filipino) 3.9%.
Kaledonia Baru juga dinamai Kanaki, berasal dari nama penduduk asli kepulauan itu. Negara kepulauan ini telah dikuasai Perancis selain Polinesia Perancis. Status ini dikenakan sampai 1998. Namanya berasal dari bahasa Latin Skotlandia.
Kaledonia diketemukan oleh James Cook, orang Eropa pertama yang mendarat di sini pada tahun 1774. Baru pada tahun 1853 menjadi “milik” Perancis. Napoleon mencoba mengambil Kaedonia dengan tujuan memperluas pengaruh Perancis didaerah Pasifik. Seperti juga dengan Australia, awal mulanya pulau ini dipakai sebagai tempat pembuangan orang2 yang dihukum berat.
Sekitar 1864 sampai 1897 ada sekitar 21.000 orang tawanan penjara yang dipindah kemari sehingga menyebabkan konflik dengan penduduk aslinya Kanaki, karena mereka menganggap bahwa tanah suci mereka diperkosa, sehingga menyebabkan perselisihan antara kedua penduduk ini. Sekitar akhir abad 19- awal abad 20 penduduk Kanaki diharuskan tinggal di daerah-daerah tertentu saja, yang hanya boleh ditinggalkan setelah mendapat ijin dari penguasa Perancis.
Sesudah PD ke II pulau yang sangat strategis letaknya ini baru menjadi bagian provinsi dari Perancis.
Karena sering adanya pertengkaran2 antara penduduk asli dengan penduduk pendatang maka oleh komite dekolonisasi dari PBB diputuskan bahwa Kaledonia Baru dijadikan “Non-Self-Governing Territories”dari Perancis. Pada tahun 1998 diadakan referendum (pemungutan suara penduduk secara langsung) yang akirnya memutuskan bahwa negara bagian ini akan lepas dari Perancis, setidaknya 15 th -20 th kemudian, jadi sekitar tahun 2013 – 2018.
Seperti juga dengan pulau2 lain disekitar Samudra Pasifik , New Caledonian atau French Caledonian mempunyai pemandangan alam yang sangat indah dan masih murni, dan belum dikotori oleh industri. Mungkin merupakan yang terindah disekitar territorial ini, sehingga banyak dikunjungi turis, seperti yang terlihat di foto2 pemandangan yang terlampir bersama tulisan ini.
Kaledonia Baru sendiri juga mempunyai maskapai penerbangan yang berada dibawah pengawasan Air France/KLM dengan nama Air Calin. Selain itu Qantas, Air Tahiti Nui, Air New Zealand, Air Fiji juga terbang ke Kaledonia Baru.
Secara administratif kepulauan ini terbagi atas tiga propinsi:
- Province Sud (South Province) dengan ibu kota: Nouméa.
- Province Nord (North Province) dengan ibu kota: Koné.
- Province des îles Loyauté (Loyalty Islands Province ) dengan ibu kota : Lifou.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar